Lorenzo lebih sulit !!!

Rider MotoGP asal Italia “The Doctor” Valentino Rossi, berpendapat kalau Jorge Lorenzo lebih sulit dihadapi dibanding kompetitor lainnya di MotoGP. Valentino Rossi memenangkan seri Jerman kemarin dengan usaha yang nggak gampang, dia harus menghadapi tekanan dari rekan setimnya “Jorge Lorenzo”, pembalap Ducati “Casey Stoner” dan Rider Repsol Honda “Dani Pedrosa”.

Hasil podium pertama pada race kemarin diraihnya dengan usaha yang keras, dia harus menghadapi tekanan dari Casey Stoner, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa, walau begitu dia mengatakan kalau rekan satu timnya-lah yang tersulit. Dia masih harus menghadapi tekanan dari Lorenzo sampai lap terakhir, sementara Pedrosa dan Stoner berselisih lumayan jauh dari mereka berdua, bahkan apabila Rossi melakukan sedikit kesalahan saja pada ‘Last corner’ sirkuit Sachsenring dia mungkin akan di ‘over taking’ ama Lorenzo atau malah terjatuh.

“Satu lagi pertarungan hebat melawan Stoner di awal balapan. Dan setelah itu, pertarungan yang benar-benar hebat dengan Jorge (Lorenzo) sampai lap terakhir,” tutur pembalap tim Fiat Yamaha itu (ane kutip dari detiksport)

“Saya bisa menyusul Casey (Stoner) dan saya lebih cepat. Namun saya melihat Jorge bisa langsung menyusul Casey. Pertarungan melawan Jorge memang selalu lebih sulit,” sambungnya (sumber : detiksport)

Memang menurut ane kandidat terkuat untuk menjadi juara dunia MotoGP adalah Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Mereka bisa dibilang nggak pernah absen mengisi podium, bahkan rata-rata podium 1 dan 2, walaupun mereka rekan satu tim tapi mereka tetap menunjukkan rivalitas antar pembalap yang tentunya tidak saling menjatuhkan saat race, penampilan mereka di MotoGP atraktif dan konsisten, untuk itu ‘warning’ untuk Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan pembalap lainnya.

2 responses to this post.

  1. Setuju…
    Tiga pointer penting yang harus dimiliki untuk menjadi yang terbaik di motogp. Dua pointer pertama, mutlak. Satu pointer terakhir, abstrak sifatnya. Dua yang pertama adalah motor yang bagus dan pembalap yang hebat. Saat ini, kedua-duanya dimiliki oleh FIAT Yamaha. Rossi dan Lorenzo. Rossi adalah sebuah nama yang menjadi jaminan mutu. Bila Rossi sudah nongkrong pada sebuah motor, sudah hampir bisa dipastikan, motor itu selanjutnya akan menjadi yang paling cepat di motogp. Rossi tidak hanya hebat membalap, tapi dia juga hebat menyulap motor yang “ogah-ogahan” menjadi motor super cepat. Lihat saja YZR-M1 2007, yang selalu ngadat dan tercecer oleh Desmosedici 2007. Hanya perlu setahun, dengan sedikit penambahan tenaga dan penyesuaian sasis serta kombinasi Bridgestone, YZR-M1 2008 langsung ‘mepet’ kalo lagi ngejar Desmosedici 2008 miliknya Stoner. Kemajuan luar biasa YZR-M1 2008 itu, 90% karena peran Rossi. Hingga 2009, YZR-M1, semakin menancapkan posisinya sebagai motor yang tak tertandingi.

    Sedangkan Lorenzo, dia pembalap muda yang berbakat. Punya teknik tinggi, nekat tapi juga cepat belajar dari kesalahan. Dia sudah menjadi “La Fenomena” dalam dua musim ini, dan dia memang hebat. Soal membalap, satu-satunya kekurangan Lorenzo dari Rossi, hanya pengalaman. Musim ini, kalau Rossi kurang hati-hati, Lorenzo bisa mengaburkan mimpi Rossi. Tapi, sekali lagi, tanpa Rossi, YZR-M1 tidak akan setangguh sekarang. Oleh sebab itu, Rossi tetap faktor penting Yamaha.

    Sedangkan satu pointer penting terakhir adalah keberuntungan. Keberuntunganlah yang akan menjadi jawaban pertanyaan penting musim ini; “Siapa yang akan menjadi juara?”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: