Bedah tehnical support MotoGP

rossiMotoGP yang merupakan satu-satunya ajang balap kelas dunia yang menggunakan motor prototype (tidak dibuat massal). Kecepatannya yang mampu menembus lebih dari 345 km/jam, membuat MotoGP menjadi ajang dengan pembalap-pembalap yang tentunya memiliki skill tertinggi. Dibalik semua itu tentunya ada teknologi tinggi (technical support) yang membuat motor-motor yang digunakan di MotoGP menjadi sangat cepat tetapi masih bisa dikendalikan, untuk itu ane mau bahas teknologi-teknologi itu.

Motor pada MotoGP dibuat khusus oleh pabrikan yang berpatisipasi dalam ajang MotoGP. Motonya otomatis tidak dibuat masal dan juga tidak untuk diperjual belikan, yang pasti moto ini dilarang digunakan sebagai kendaraan pribadi. Motor MotoGP dibuat dengan biaya yang sangat mahal, teknologinya menganut teknologi mobil F1, semua komponen menggunakan bahan No.1 di dunia.

Mesin motor MotoGP

Mesin Motogp yang digunakan adalah tipe empat langkah (4 tak), bisa terdiri dari dua selinder sampai enam selinder dan mempunyai berat minimal untuk masing-masing jumlah silinder.

  • 2 selinder kebawah berat minimal 133 kg
  • 3 selinder 140.5 kg
  • 4 selinder148 kg
  • 5 selinder 155.5 kg
  • 6 selinder atau lebih berat minimal 163 kg

Rem MotoGP

Dengan kecepatan puncak yang bisa mencapai 347 km/jam, rem merupakan senjata yang sangat di perlukan oleh para rider di motogp. Dengan rem yang mumpuni di tambah dengan skill, pembalap bisa melakukan overtaking di tikungan.

Rem motor di motogp harus memenuhi ringan, kuat dan tahan panas. Material yang digunakan biasanya serat karbon atau baja untuk cakramnya. Sebagai perbandingan untuk diameter yang sama cakram karbon beratnya 750 gram sampai 800 gram, sedangkan baja 1200 gram sampai 1600 gram.

Selain bahan, desain rem motogp sangat komplit karena akan mempengaruhi stabilitas saat pengereman, selain itu rem untuk masing-masing team di jatah 6 sampai 8 per musim dan di buat oleh dua pabrikan Brembo dan Nissin.

Ban MotoGP

Ban merupakan salah satu bagian vital dari motor. Ban berfungsi penahan beban baik saat akselerasi maupun pengereman, meredam getaran, halus saat mengelinding, daya cengkram yang baik dan tentu saja ketahanannya.

Ban motogp dari dua macam ada wet tyres untuk lintasan basah dan slick tyres untuk lintasan kering. Untuk sekali balapan ban ini mampu bertahan untuk jarak 120 km.

Untuk lintasan kering ban motogp mempunyai ulirnya halus, permukaan kontaknya ke aspal maksimal sehingga membberikan daya cengkram yang maksimal. Ulir pada ban berfungsi untuk meningkatkan daya cengkram (menyerap energi saat karet terdeformasi).

Untuk membuat Ban digunakan berbagai bahan seperti pigmen, zat-zat kimia, kurang-lebih 30 jenis karet yang berbeda, benang-benang, kawat dan sebagainya. Proses lalu dimulai dengan mencampurkan bahan-bahan dasar karet dengan oli proses, warna hitam karbon, pigmen, anti-oksidan, akselerator dan berbagai zat tambahan lainnya. Masing-masing dari bahan ini menambahkan sifat tertentu pada campuran ini.

Helm dan racing suite

Saat melaju dengan kecepatan sampai 340 km/jam tentu pembalap motogp perlu perlindungan ekstra, mulai dari baju sampai helem sebagai pelindung kepala. Helm untuk pembalap motogp harus ringan, tahan benturan, nyaman, serta aerodinamis agar tidak mempengaruhi pembalap saat melaju dengan kencang. Helm terdiri empat komponen utama yaitu, pelindung luar, bagian dalam, kaca depan dan mekanisme penguat.

Bahan helem terbuat dari fibre glass, karbon, dan campuran Kevlar dan polyurethane yang berfungsi untuk menenyerap energi saat terjadi benturan. Kaca helm selain berfungsi untuk melindungi mata pembalap dari debu atau partikel. Selain itu kaca helem juga di rancang untuk meminimalkan pengaruh kabut atau hujan pada penglihatan pembalap. Sistem ventilasi helem juga di desain sedemikian rupa sehingga di dalam helem terasa kering dan nyaman saat di gunakan.

Racing suite (baju balap) yang digunakan tentunya merupakan baju balap dengan kualitas terbaik di dunia. Pada awalnya baju balap yang digunakan berdasar bahan dari kulit kerbau/sapi, karena bahannya yang tebal bisa menahan pembalap dari luka saat terjatuh. Namun, dengan bahan itu ternyata racing suite lumayan berat, sehingga dicari alternatif lain yang lebih ringan namun memiliki kualitas sama atau bahkan lebih baik dari kulit kerbau/sapi. Alhasil kulit kangguru yang kini menjadi bahan utamanya, kulit kangguru lebih tebal dan lebih baik saat melindungi pembalap, namun lebih ringan dan lentur sehingga pembalap lebih nyaman menggunakannya.

Harga racing suite MotoGP bisa mencapai lebih dari Rp.50 juta, sementara helmnya bisa mencapai Rp.20 juta.

Sumber : http://www.ristek.go.id/index.php?mod=News&conf=v&id=4017

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: