Yang akan pergi dipanggil lagi,yang ada malah disuruh pergi

Judulnya kepanjangan ya ??? habis bingung mau memakai judul apa. “Yang akan pergi dipanggil kembali dan yang ada malah disuruh pergi” menyangkut 2 tim di liga Inggris, Liverpool dan Manchester City, kenapa ? lanjutin aja bacanya…Untuk “yang akan pergi dipanggil lagi” adalah Fabio Aurellio, pemain bek sayap asal Brazil ini telah dibuang oleh Rafael Benitez pada akhir hari kerjanya di Liverpool, namun Aurellio kini diminta kembali oleh manager anyar The Reds Roy Hodgson. Sebenarnya Aurellio sudah diminta bertahan oleh Benitez namun dia menolak karena akan dibayar per-pertandingan (seperti Michael Owen di MU).

Hodgson lalu meminta Aurellio untuk cek kesehatan di Liverpool (faktor kesehatan yang membuat Benitez hanya ingin menggajinya per-pertandingan) dan ia lolos tes medis, tanpa berpikir panjang Aurellio langsung menandatangani kontrak 2 musim yang disodorkan Liverpool.

Untuk “yang ada malah disuruh pergi” merupakan sebuah polemik yang kini tengah terjadi pada kubu Manchester City. Belanja besar-besaran City membuat setidaknya 11 pemain harus dijual. Peraturan baru FA mengharuskan setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan 25 pemain, sementara City memiliki sekitar 36 pemain dan masih mengincar Mario Balloteli dan Fernando Torres.

Jadi, minimal City harus menjual 13 pemain bila Torres dan Balotelli bergabung, masalahnya pemain City tidak ingin pergi dari City. Besarnya gaji yang diberikan City membuat tim lain sulit untuk bisa menggaji pemain City bila mereka mengontraknya.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa dilakukan pihak City untuk bisa memenuhi peraturan FA :

  1. Meminjamkan pemain yang tidak dibutuhkan selama 1 musim penuh pada tim lain.
  2. Menjual pemain dengan harapan tim baru mampu memenuhi tuntutan gaji pemain.
  3. Menjual pemain dengan adanya perjanjian tambahan dimana City harus membayar sisa gaji pemain yang dibeli klub lain, misalkan Bellamy minta gaji 100 ribu pounds, sementara tim baru hanya sanggup membayar 60 ribu pounds, maka City harus membayar tambahan 40 ribu pounds setiap sang pemain gajian selama masa kontraknya di City belum habis.
  4. Melepas pemain City alias memutus kontrak pemain.

Dari semua kemungkinan yang bisa dilakukan City, semuanya akan merugikan, begini perhitungannya :

  1. Bila meminjamkan pemain maka kemungkinan pemain akan digaji penuh oleh City kecuali tim peminjam bersedia membayar gaji pemain.
  2. Kemungkinan besar pemain akan menuntut City untuk memenuhi tuntutan gaji mereka bila mereka dijual.
  3. Memutus kontrak berarti City harus membayar dana kompensasi yang sebelumnya telah disetujui pemain pada saat menandatangani kontrak, tentunya besar kompensasi akan membuat City tekor.
  4. Intinya dari semua kemungkinan yang bisa dilakukan City akan kehilangan pemain dan banyak uang.

Kemungkinan besar City akan melepas pemain diantarnya Craig Bellamy, Emanuel Adebayor, Nigel de Jong, Shaun Wright Philips, dll. Dari nama-nama tersebut saja jelas pemain dengan gaji besar, bagaimana City ? apakah langkah terbaik yang harus diambil ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: